Melanoma Tahap Awal

img_1738Melanoma merupakan salah satu penyakit kritis, yaitu kanker kulit yang sangat berbahaya dan dapat menyebar ke organ lain di dalam tubuh. Melanoma adalah jenis kanker yang berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin. Melanin inilah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan melindungi kulit dari kerusakan. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada biasanya menjadi pertanda umum atau gejala melanoma. Hal ini dapat terjadi dimana saja pada tubuh, kaki, lengan, dan wajah yang paling sering terpengaruh.

Dalam kebanyakan kasus, melanoma memiliki bentuk yang tidak teratur dan lebih dari satu warna. Mereka juga mungkin lebih besar dari tahi lalat normal dan kadang-kadang bisa gatal atau berdarah

Melanoma terjadi ketika beberapa sel di kulit mulai berkembang secara abnormal. Penyebab melanoma belum diketahui secara pasti namun diperkirakan bahwa paparan sinar ultraviolet cahaya bisa menjadi salah satu penyebab melanoma.

Pengobatan utama untuk melanoma adalah operasi, namun perawatan yang perlu dilakukan akan bergantung pada keadaan Anda. Jika melanoma didiagnosis  dan diobati pada tahap awal, operasi biasanya berhasil. Jika melanoma tidak terdiagnosis sampai stadium lanjut, pengobatan akan difokuskan untuk memperlambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala, seperti dilakukan kemoterapi.

Melanoma tidak selalu dapat dicegah, tetapi anda dapat menghindarinya terpaparnya kulit secara langsung dengan sinar UV. Anda dapat melindungi diri dari kerusakan kulit akibat sinar matahari dengan menggunakan tabir surya dan mengenakan pakaian yang bisa melindungi kulit anda akan bahaya sinar matahari yang merusak. Pemeriksaan tahi lalat dan bintik-bintik secara teratur dapat membantu mengetahui diagnosis dini dan meningkatkan keberhasilan pengobatan yang sedang dilakukan.

 

Sehubungan dengan pertanggungan CI100 pada tahap Early Critical Illness :

Melanoma invasive dengan  Breslow’s  Depth kurang dari 1,5mm atau kurang dari Clark Level 3. Melanoma non invasive yang secara histologis dideskripsikan sebagai “in-situ” dikecualikan

Breslow’s Depth digunakan sebagai faktor prognostic di melanoma kulit untuk mendeskripsikan seberapa dalam sel tumor telah menginvasi. Kedalaman invasi ini pertama kali dilampirkan oleh ahli pathologist Alexander Breslow, gelar M.D di George Washington University tahun 1970.

Kedalaman Breslow dibagi menjadi 5 tahap :

IMG_1739.PNG

Clark’s Level adalah sistem pementasan, digunakan bersamaan dengan kedalaman Breslow yang menggambarkan tingkat invasi anatomi dari melanoma di kulit. Clark’s Level dikembangkan oleh Wallace H Clark, Jr di Harvard University dan Massachusetts General Hospital di tahun 1960-an.

5 tingkat anatomi Clark’s Level :

Level 1 :Melanoma terbatas pada epidermis

Level 2 : Invasi ke dalam dermis papiler

Level 3 : Invasi ke pertimbangan papiler dan reticular dermis

Level 4 : Invasi ke dalam dermis reticular

Level 5 : Invasi ke dalam lemak subkutan

 

 

Semoga bermanfaat,

Anna Wijayanti

087775071705 / mytapro@gmail.com

 

Sumber :  diambil dari berbagai penelusuran google

 

Advertisements

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. Critical Ilness 100 | Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: