Posts Tagged Allianz

Membeli Asuransi Itu Lebih Baik Terlalu Cepat 5 tahun daripada Terlambat 5 Menit

DON'T BE LATE!

Calon Nasabah yang 1 bulan lalu sudah saya prospek mau membeli Asuransi untuk anaknya tiba-tiba dengan panik menelpon saya. Bu anak saya sakit panas Asuransinya bisa di approve hari ini juga nggak biar bisa dipakai di Rumah Sakit?

Ini saya salah satu contoh dari banyak nasabah yang saya temui. Saya katakan ini adalah konsekuensi dari keputusan ibu yang terlambat dalam pengambilan keputusan untuk membeli Asuransi. Mau tidak mau risiko yang sekarang terjadi harus ditanggung sendiri terlebih dahulu karena diperlukan proses untuk membeli suatu Polis Asuransi.

Belajar dari pengalaman calon nasabah di atas, sebaiknya jika kita sudah merasakan pentingnya manfaat Asuransi jangan menunda untuk memilikinya.

Apa yang harus dilakukan saat Anda sudah mempunyai kebutuhan membeli Asuransi:

  1. Hubungi Agen Asuransi, anda bisa mendapatkan via referensi dari teman atau kerabat yang menurut mereka dapat dipercaya. Jika tidak ada Anda bisa mencarinya lewat Internet karena banyak sekali Agen yang kompeten dan terpercaya tidak hanya dalam menjual Produk Asuransi tetapi juga memberikan pelayanan Asuransi kepada Nasabahnya jika nasabahnya sakit.
  2. Minta untuk dibuatkan Proposal sesuai dengan kebutuhan Anda, baik dari segi premi dan manfaatnya. Pelajari manfaat Asuransinya dengan baik. Agen yang benar akan menjelaskan dengan terperinci manfaat Polis termasuk hal-hal yang menjadi Pengecualian Polis sehingga nantinya tidak terjadi salah paham antara Nasabah dan Agennya.
  3. Jika Agen memberikan Rekomendasi manfaat lain mohon hal tersebut dipelajari juga karena bisa saja Calon Nasabah belum mengetahui manfaat penting produk tersebut.
  4. Jika Anda sudah mempelajari semua manfaat Asuransi dengan baik secepatnya buat keputusan karena kita tidak pernah tahu kapan risiko itu datang.

Ada pepatah “lebih baik menyiapkan payung sebelum hujan”, demikian pula dengan Asuransi sebaiknya menyiapkan perlindungannya sebelum musibah itu terjadi. Saya sudah sering kali menyaksikan penyesalan nasabah akan keterlambatannya membeli Asuransi sehingga risiko itu harus ditanggung sendiri.

Dan lebih parahnya RISIKO yang sudah terjadi itu bisa saja DIKECUALIKAN  seumur hidup oleh Perusahaan Asuransi nantinya jika nasabah tersebut mendaftar.

Asuransi bukan masalah untung – rugi, Asuransi adalah Proteksi jadi jangan pernah berpikir 2 kali untuk membeli Asuransi. Terlambat 5 menit bisa membuat anda menyesal selamanya.

Lebih baik mana : Terlambat 5 menit atau Terlalu Cepat 5 Tahun?

 

Salam sehat selalu,

Anna Wijayanti

Business Partner Allianz

087775071705/mytapro@gmail.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a comment

Mengapa Harus Punya UP Besar? Ini Jawabannya….

IMG_1946.JPG

Uang Pertanggungan dibeli  untuk manfaat yang belum tentu akan kita nikmati di masa sekarang. Syukur kepada Tuhan jika kita tidak pernah mengalami musibahnya. Namun karena kita adalah makhluk yang tidak sempurna, maka kita bisa saja mengalami musibah sakit yang berat atau di kenal dengan sakit kritis. Berkaitan dengan musibah sakit kritis yang mungkin dapat kita alami di masa mendatang, maka kita harus memperhitungkan dampak inflasi dari jumlah Uang Pertanggungan yang kita miliki pada tahun-tahun mendatang.

Tingkat inflasi membawa pengaruh keuangan dalam segala aspek kehidupan, tak terkecuali besarnya biaya perawatan rumah sakit. Semakin tahun tidak ada biaya pengobatan rumah sakit yang semakin murah, pastinya akan semakin mahal karena tiap tahun mengalami kenaikan akibat inflasi. Ini adalah hal utama mengapa kita harus mempertimbangkan jumlah Uang Pertanggungan dalam jumlah yang besar.

Memiliki Uang Pertanggungan yang besar sangat disarankan untuk menghindari kekurangan dana atas biaya pengobatan pada saat diperlukan oleh Nasabah. Namun tetap saja faktor kemampuan membayar premi setiap bulan juga harus diperhatikan, terlebih bagi yang usianya lebih tua karena premi asuransinya lebih mahal.

Jadi bagaimana agar bisa mendapatkan premi murah dan manfaat yang besar? Memiliki Polis Asuransi murah dengan manfaat yang besar bisa didapatkan bila nasabah mengasuransikan dirinya sejak masih muda dan sehat.

Berikut adalah contoh proposal dengan kondisi Tertanggung sbb:

1. Pria usia 25 tahun

2. Tidak merokok

3. Bekerja dalam ruangan

4. Manfaat UP Jiwa Dasar sd 100 tahun usia Polis adalah 500 juta

5. Manfaat UP Jiwa Term Life sd usia 70 tahun adalah 500 juta

6. Manfaat UP 100 Kondisi Sakit Kritis 1 Miliar

7. Payor Benefit Basic, yaitu pembebasan Premi Berkala jika pemegang polis didiagnosa dokter menderita salah satu dari 49 penyakit kritis atau menderita Cacat Tetap total, premi berkala akan dibayarkan oleh Allianz sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun.

8. Premi hanya 750 ribu per bulan.

 

IMG_1943.PNG

Selanjutnya proposal di bawah ini akan memberikan gambaran kepada anda jika Asuransi diambil ketika usia nya 15 tahun lebih tua, dengan manfaat yang sama preminya jauh lebih mahal yaitu Rp. 1,750,000

IMG_1945.PNG

 

 

Walaupun di sarankan memiliki Uang Pertanggungan yang besar, namun tetap saja faktor kemampuan membayar premi setiap bulan juga harus diperhatikan agar Polis tidak Lapse.

Lalu jika nasabah masih muda tetapi memiliki kendala keuangan untuk membayar premi, apakah ada solusinya? Jika hal ini terjadi maka sebaiknya memang tidak dipaksakan. Belilah dahulu premi Asuransi sesuai kemampuan. Selanjutnya rajinlah untuk menambah Uang Pertanggungan seiring dengan meningkatnya pendapatan.

Pentingnya memiliki Asuransi bukan terletak pada “sudah memiliki asuransi atau belum” tetapi yang terpenting adalah “besarnya jumlah Uang pertanggungannya”. Seringkali saya ditolak ketika menawarkan asuransi dengan pandangan keliru seperti di atas.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat, apabila anda memerlukan konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi saya di nomor di bawah ini

 

Salam,

 

Anna Wijayanti

HP/WA : 087775071705

Email : mytapro@gmail.com

 

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a comment

Gaya Hidup Mempengaruhi Kesadaran Berasuransi

img_1863Anak muda seperti juga dulu saya ketika mendengar premi asuransi 500 ribu per bulan  langsung saja yang saya bayangkan adalah baju atau tas model terbaru di Mall untuk menambah koleksi saya. Ketika pendapatan belum terlalu besar Asuransi pastilah menjadi kebutuhan nomor ke sekian. Ya, saya merasakan sendiri bahwa kebutuhan akan gaya hidup mempengaruhi kesadaran saya untuk berasuransi.

Usia muda bisa digolongkan dalam usia konsumtif. Masih sehat, belum menikah dan belum memiliki tanggungan, saat yang tepat untuk menikmati kehidupan dengan lifestyle terbaru atau istilah kerennya “kekinian”.

Beragam mode baju, tas, jam dan juga gadget terbaru seringkali membuat orang terlena, sehingga kurang memahami pentingnya berasuransi. Kebanyakan orang-orang pada usia muda merasa tidak butuh asuransi karena merasa masih muda dan sehat, namun justru pandangan ini keliru. Karena membeli asuransi sejak usia muda mendapatkan banyak keuntungan diantaranya: Read the rest of this entry »

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a comment

%d bloggers like this: